Overthinking

Ada satu hal yang menjadikan hidupku terus mengalami kegelisahan, sebagian kalian mungkin mengetahuinya, sebab kegelisahan, pintu dari masalah yang aku hadapi kini. Tak berwujud tetapi selalu menemaniku di saat-saat seperti ini, dengan setia.

Aku mengerti, mungkin aku hanyalah seorang yang bermental lemah, pengecut yang bermimpi menjadi pemimpin, pemimpi buruk yang ingin dikenal dunia. Dan tak ada usaha besar yang pantas aku banggakan agar aku menjadi orang yang besar.

Mungkin aku yang terlalu pandai atau aku yang terlalu banyak waktu. Aku memikirkan hal itu lebih dari semestinya, seakan dengan memikirkan akan menyelesaikan masalah. Ternyata tidak, overthingking menjadikan hidupku semakin gelisah, tak bergariah. Segala hal yang aku lakukan terselip pikiran buruk ini. Makanku tak lagi kegiatan makan, dipikiranku. Tidurku terganggu dari kenyamanan yang seharusnya aku dapatkan, perjalananku hanya menghasilkan lelah dan pikiranku masih saja penuh.

Tentu saja yang aku lakukan ini tidaklah menyelesaikan masalah. Menambahnya malah mungkin, aku seperti anak kemarin sore yang baru saja memecahkan vas bunga mahal milik orang tua temanku. Ketakutan, kusembunyikan pecahan vas itu di balik lemari, berdoa semoga temanku, orang tuanya atau pembantunya tak mengetahui, atau setidaknya tak menyadari hilangnya benda indah di meja makan sampai aku pulang nanti.

Hari demi hari hanya tumbuh rasa pesimis, yang seakan aku pupuk dan rawat ia hingga menjadi subur. Ketakutan menjadi teman sehari-hariku. Ia berwujud seperti makhluk tinggi besar yang gelap, memelukku dengan erat. Hingga aku tak melihat apa-apa, tak kutemukan jalan keluar, dan hilangnya cahaya dari arah mana saja.

Mungkin di titik akhir aku mengalami stres. Sebuah situasi yang mana aku sering bersisian dengan tekanan, tak menjadikan aku seperti panci bertekanan yang kuat, melainkan menjadi kulit telur yang terasa rapuh dan ringkih. Entahlah mungkin terlau berpikir berlebihan membutakan segala hal

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s