Kalimantan Selatan Membutuhkan Kota Wisata

wisata kalselTulisan ini merupakan tulisan lama yang gagal dimuat di surat kabar harian

***

Moment libur akhir tahun lalu dimanfaatkan sebagian masyarakat Kalimantan Selatan untuk berlibur ke berbagai kota wisata di luar Pulau Kalimantan. Kota Bali, Lombok, Jogjakarta, Malang, Bandung dan Jakarta masih menjadi prioritas pilihan berlibur bagi masyarakat Kalimantan Selatan. Hal ini cukup disayangkan, karena wilayah Banjarmasin dan sekitarnya yang berupaya menjadi kota metropolitan masih belum mampu menarik perhatian masyarakatnya untuk berlibur di kota sendiri, apalagi untuk menarik minat wisatawan dari luar pulau maupun mancanegara untuk datang ke Kalimantan Selatan.

Maka dari itu perlu kiranya pemerintah provinsi dan daerah untuk merencanakan pembentukan kota wisata yang profesional di Kalimantan Selatan. Hal ini jelas akan memberikan manfaat jangka pendek dan panjang terhadap perkembangan banua kita, diantaranya:

Pertama, Masyarakat Kalimantan Selatan ketika musim liburan tiba akan tetap berada di wilayah banua dengan berlibur di tempat-tempat wisata yang ada. Sehingga laju perputaran uang tidak sampai ke luar pulau. Di samping itu pembentukan kota wisata yang baik akan menarik minat wisatawan dari luar pulau bahkan dari mancanegara untuk berkunjung ke Kalimantan Selatan. Selama ini wisatawan dari luar hanya mengenal Pasar Terapung dan Kawasan Loksado sebagai pilihan wisata menarik. Sehingga variansi tempat wisata yang sedikit ini menjadi pertimbangan wisatawan untuk tidak memilih Kalimantan Selatan sebagai daftar liburan mereka. Pembentukan kota wisata di Kalimantan Selatan ini nantinya, jelas akan memberikan banyak pilihan tujuan wisata bagi wisatawan yang berkunjung.

Kedua,  Peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke tempat-tempat wisata akan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Rumah makan, sentra oleh-oleh,  hingga penyedia jasa hiburan dan transportasi akan mendapatkan keuntungan dari dampak pertumbuhan sektor wisata ini. Di samping itu akan terjadi peningkatan pendapatan asli daerah yang bersumber dari retribusi tiket masuk, parkir dan pajak dari berbagai sektor. Sehingga diharapkan sektor pariwisata bisa menjadi tonggak perekonomian Kalimantan Selatan yang selama ini bertumpu pada sektor pertambangan dan perkebunan yang kita tahu bersama rentan terhadap kerusakan lingkungan.

Ketiga, Pertumbuhan pariwisata nantinya akan memberikan angin segar terhadap iklim investasi di Kalimantan Selatan. Para investor akan terpikat untuk menanamkan investasi mereka di sektor perhotelan, restoran, jasa, perdagangan dan pariwisata. Dengan menggeliatnya investasi ini kembali akan menumbuhkan perekonomian dan menambah pendapatan bagi masyarakat sekitar.

Banyaknya manfaat dari pertumbuhan sektor wisata ini, bisa menjadi penggerak dalam pengembangan kota wisata di Kalimantan Selatan. Langkah selanjutnya, menentukan daerah yang berpotensi menjadi kota wisata untuk bersaing dengan kota-kota wisata seperti Bali, Lombok, Jogja, Malang, Bandung dan Jakarta? Kabupaten Tanah Laut mungkin bisa menjadi pilihan tempat pemusatan pengembangan kota wisata di Kalimantan Selatan.

Hal ini didasari karena jarak tempuh Kabupaten Tanah Laut yang beribu kota di Pelaihari hanya berjarak 65 km dari pusat kota Banjarmasin dan sekitar 50 km dari bandara dan kota pemerintahan, Banjarbaru. Di samping itu alasan utama dari pengembangan kota wisata ini dikarenakan Kabupaten Tanah Laut memiliki berbagai potensi wisata yang diantaranya berupa wisata pantai seperti Batakan, Takisung, Swarangan, Batu Lima dan Tanjung Dewa yang sudah dikenal luas Masyarakat Kalimantan. Walaupun hampir seluruh pantai yang ada terdapat banyak kekurangan yang perlu dibenahi baik dari segi fasilitas penunjang, keamanan dan kebersihan pantai.

Juga terdapat wisata air terjun bagi pengunjung yang tidak menyukai teriknya pantai di wilayah jalur katulistiwa ini. Air terjun Bajuin di Desa Bajuin dan Balangdaras di Desa Tanjung bisa menjadi alternatif pengembangan wisata air terjun di Kalimantan Selatan. Ditambah lagi wisata buatan terbaru di Agro Wisata Tambang Ulang berupa taman labirin yang mampu menarik pengunjung untuk merasakan sensasi tersesat di hamparan tanaman bongsai setinggi dua meter ini.

Kabupaten Tanah Laut yang dikelilingi oleh perbukitan juga memberikan alternatif pilihan wisata lain berupa wisata perbukitan seperti Bukit Kayangan yang terletak di tengah-tengah jalan lintas provinsi di Desa Tebing siring dengan pemandangan perkebunan kelapa sawit yang berpola rapi. Dan baru-baru ini sedang populer di media sosial tentang Bukit Lintang di Desa Martadah dengan hamparan ilalang hijau yang memberikan kesan sejuk bagi pengunjung. Terdapat juga Bukit Rimpi di Desa Tampang yang sedang santer diperbincangkan berupa padang rumput hijau yang luas, sehingga banyak masyarakat menghubungkan Bukit Rimpi dengan ‘Bukit Teletubies’.

Melonjaknya jumlah wisatawan yang berkunjung pada tempat-tempat wisata di Kabupaten Tanah Laut, terlebih pada tiga objek wisata baru yang ramai diperbincangkan di media sosial berupa; taman labirin, Bukit Lintang, dan Bukit Rimpi merupakan indikasi nyata bahwa Masyarakat Kalimantan Selatan memberikan apresiasi yang besar terhadap pariwisata di daerah sendiri. Dengan menjadikan Kabupaten Tanah Laut sebagai pengembangan kota wisata diharapkan nantinya dapat meningkatkan angka kunjungan wisata.

Dan sekiranya, hal ini menjadi pertimbangan pemerintah daerah dan provinsi untuk melakukan pengembangan lebih luas terhadap potensi wisata, perbaikan dan peningkatan infrastruktur, serta pengelolaan sektor wisata secara profesional, sehingga dapat menarik minat Masyarakat Kalimantan Selatan bahkan wisatawan dari luar pulau dan mancanegara untuk datang ke Kalimantan Selatan. Pengembangan kota wisata di Kalimantan Selatan jelas akan memberikan kebanggaan bagi masyarakat terhadap daerah sendiri lalu mempromosikannya kepada khalayak ramai.

Sumber Gambar: Klik

Iklan

3 thoughts on “Kalimantan Selatan Membutuhkan Kota Wisata

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s