Blog

Blog notes on LaptopSudah lama aku tak menulis untuk blog ini. Selalu ada rasa bersalah di dalam hati ketika aku tak memelihara dan mengisi tempat ini. Entah mengapa, aku merasa beberapa bagian dari hidupku adalah blog ini. Mungkin karena hampir enam tahun aku secara konsisten menekuni hobi yang sama, sebuah waktu yang hampir sama dengan aku menamatkan sekolah dasar. Sebuah kegiatan yang kulakukan dengan tanpa paksaan, tekanan dan dengan sepenuh hati kulakukan.

Walaupun kusadari waktu hampir enam tahun dalam menulis blog ini seharusnya menjadikan diriku seorang profesional, seorang yang telah mahir, dapat menghasilkan penghasilan dari satu dua judul tulisan yang aku posting ke dalam blog ini. Tapi nyatanya tidak, aku sama seperti blogger kebanyakan yang mungkin tak mendapatkan materi dalam kegiatan ini, aku pun tak mengenal banyak blogger selama berinteraksi di dunia ini. Aku cenderung pasif, menulis lalu kuposting, jarang sekali aku melakukan blog walking, bersilahturahmi dan saling sapa antar blogger, atau hanya sekedar berbasa-basi agar mendapat kunjungan balik.

Aku memang masih setengah hati dalam mengurus blog ini. Aku pun tak memiliki jadwal waktu untuk memposting tulisan, tak memiliki motivasi—atau gagal—untuk terus menulis di setiap harinya. Bagiku blog hanyalah sekedar buku yang sewaktu-waktu ingin aku tulis, yang sewaktu-waktu ingin kubaca ketika waktu senggang. Jujur, selalu ada rasa bahagia ketika aku mendapatkan banyak kunjungan di blog, seratus orang kunjungan di setiap harinya telah membuatku senang. Apalagi ketika banyak komentar yang berdatangan. Dan menurutku, puncak dari kebahagiaan itu adalah ketika aku menulis lalu tampilan blogku berubah menampilkan judul terbaru tulisanku, disanalah aku benar-benar merasa bahagia. Merasa telah menghasilkan karya untuk dibaca di masa mendatang untuk diriku, keluarga atau orang lain. Disaat itulah aku merasa waktu yang berjalan bukanlah menjadi sia-sia.

Blog bagiku seperti anak sendiri, walaupun aku masih belum memiliki seorang istri apalagi anak, tapi aku terus mencoba konsisten untuk merawat blog ini sampai akhir hayat. Walaupun untuk merawat ‘seorang anak’ aku tidak melakukannya setiap hari, hanya setiap minggu bahkan mungkin hanya sebulan sekali. Jika ia memiliki jiwa dia mungkin tak akan mengenalku sebagai ayahnya, jika dia memiliki raga, mungkin sudah lama ia telah mati sebagai gelandangan yang kelaparan. Untungnya, blog tak memiliki jiwa dan raga, ia tak hidup, tak juga mampu berbicara. Ia hanya diam dan menunggu aku untuk menjenguknya.

Aku berharap di pergantian umurku yang semakin bertambah, blog ini akan semakin berwarna, blog ini menjadi inspirasi untuk orang lain. Bisa menjadi bukti bahwa aku pernah hidup di bumi ini. Sudah lama aku tak menulis di blog ini. Aku tak banyak berjanji untuk terus hadir merawatmu.

Bandung, 17 Mei 2015

Sumber Gambar: Klik

Iklan

5 thoughts on “Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s