Perubahan

New LifeIni adalah sebuah tulisan pasca berakhirnya UAS. Ujian akhir pertama sebagai mahasiswa S2. Ada rasa yang berbeda dari ujian-ujian sebelumnya ketika masa S1. Dulu aku mengganggap ujian sebagai angin lalu saja, sesuatu yang kuanggap mudah. Toh, nanti ketika di kelas aku bisa mencontek, tanya dengan teman, membuka catatan, atau pura-pura ke wc membuka bahan. Sudah terlampau banyak trik dan kecurangan yang aku lakukan di masa lalu ketika ujian. Semuanya kuanggap lumrah. Toh, semua teman melakukan hal yang sama dan semua teman laki-laki mengganggap belajar adalah sesuatu yang menggelikan.

Sekarang, ujian akhir semester berubah wujudnya. Mendekati masa-masanya timbul rasa ketakutan. Bagaimana nanti jika soalnya susah, bagaimana nanti jika aku tak dapat menjawab? Bahannya terlampau banyak, mustahil jika dipahami semua dan masih banyak lagi ketakutan-ketakutan yang menghampiri diriku. Terkadang ketakutan yang logis, terkadang malah ketakutan yang mengada-ada. Makan terpikir latihan soal, tidur tak nyenyak terpikir hasil UTS kemarin yang belum maksimal. Banyak sekali tekanan yang kualami di masa-masa UAS.

Akhirnya masa-masa ujian itu telah berakhir. Walaupun masih ada tugas-tugas tersisa yang menanti. Gerak hati ini masih merasa hasil belum maksimal, merasa bentuk usaha masih belum maksimal. Tapi, ada satu yang setidaknya berubah dari diriku ini, aku tak lagi mengharapkan hasil usaha orang lain. Aku tak lagi berbuat curang ketika ujian. Aku bertekad untuk berubah. Mengubur masa-masa kelam ketika S1 ketika ujian datang. Aku mulai belajar dengan mandiri tanpa berharap atas kemudahan dari pengawas besok hari. Aku berusaha semaksimal yang aku mampu—walaupun masih sistem kebut semalam—lakukan.

Aku sudah berusaha dan yang bisa aku lakukan sekarang hanya berdoa semoga nilai akhir tak mengecewakan. Biarlah Tuhan yang menentukan, setidaknya aku telah berbuat benar dan aku sudah merasa bahagia atas usaha jujur yang aku lakukan selama ujian. Semoga kedepannya akan menjadi lebih baik. Bukan zamannya lagi mencari nilai dengan berbagai cara, aku pergi jauh-jauh merantau dari kampung halaman untuk mendapatkan ilmu. Semoga niat itu tidak luntur di tengah jalan.

Sumber foto: Klik

Iklan

14 thoughts on “Perubahan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s