Gebrakan

Kepalan tanganPerlu gebrakan yang nyata untuk mendobrak segala penghalang yang ada. Tembok tak akan runtuh jika kita hanya berkutat dengan rencana sambil berteduh di bawahnya. Besok, lusa, atau bahkan tahun depan hidupku tak akan berubah jika aku sendiri yang tak memulai untuk mengubahnya.

Ingin sekali aku menyemaraki blog ini dengan tulisan-tulisan yang dengan semangat aku isi, aku rangkai dan posting, lalu kubaca kembali dengan senyum kepuasaan. Ya, aku tak berharap banyak dengan blog ini. Aku tak banyak berharap blog ini berjejalan komentar, like atau traffic yang menjulang. Aku pun tak terlalu bernafsu menjadi penulis terkenal melalui blog ini.

Impianku hanya sederhana saja. Rutin menulis di tempat ini, mengisinya dengan berbagai rasa sambil mempertajam intuisi menulisku agar tak semakin menumpul. Melemaskan jari untuk menari di keyboard, memperpanjang umur hidupku dengan karya tulisan sederhana yang akan abadi jika terus dibaca.

Kembali kepada kalimat awal yang aku buat di tulisan ini. Perlu gebrakan agar aku tak selalu manja, khususnya dalam menulis. Maka dari itu, aku putuskan untuk membuat folder tersendiri di laptopku menurut bulan. Agar di setiap bulannya selalu ada tulisan yang aku muat untuk blog ini. Terlepas folder-folder lain yang telah ada untuk ditambah kembali.

Terkadang kita harus menuliskan tulisan yang berkualitas. Tetapi, ini bukan prioritas utama bagiku, yang terpenting adalah konsistensi karena tak ada batu yang berlubang tanpa tetesan air yang terus menerus.

Mungkin tulisanku tak semenarik beberapa waktu lalu, imajinasiku tak setajam dulu, dan semangatku tak semenggebu dulu. Banyak faktor yang membuatku terhenti dan sulit untuk bangkit kembali. Sama seperti awalku menulis dulu, semuanya terasa berat dan kaku. Saat ini kurasakan rasa itu kembali, bahkan disaat segala fasilitas telah kumiliki.

Tulisanku mungkin tak semenarik seperti Dewi Lestari atau semashyur Pramoedya. Tapi, biarlah diriku ini mencari jalan lain walaupun harus tertatih bahkan merangkak membuat setapak jalan ini. Aku ingin berbeda, biarkan semua orang menertawainya.

Pelaihari, 6 Mei 2014

Sumber foto: Klik

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s