Adakah Obat untuk Malas

meme pemalasSeberapa banyak orang yang tak sadar akan datangnya penyakit ini—aku pun juga. Seberapa luas endemi penyakit ini di dunia? Jika ada stu penyakit, yang sedang diderita tapi kita tenang-tenag saja, tanpa rasa was-was untuk lekas mengobatinya, mungkin hanya penyakit ini. Malas.

Aku mungkin penderita penyakit ini stadium akut. Aku telah lama sadar, tapi entah mengapa aku dengan santainya hidup tanpa cemas penyakit ini telah menggerogoti segala hal di hidupku, jasmani maupun rohani, fisik maupun batin. Malas selalu saja menjadi raja. Malas senantiasa memberikan kenyamanan untuk kita terus tinggal disana. Malas selalu saja memberikan alasan logis untuk menahan kita bergerak. Malas dengan segala caranya membuat kita tak sadar bahwa kita jauh tertinggal.

Aku telah tamat membaca buku Ustadz Felix Siauw berjudul ‘Habits’ yang mana inti dari buku itu jika ingin menjadi hebat harus terus mengulang tindakan itu berkali-kali hingga tanpa sadar kita telah menjadi expert dalam bidang tersebut. Kebiasaan, itulah yang membentuk kita menjadi ahli dalam bidang tertentu. Sayangnya kebiasaan tak memandang bulu, apakah itu baik atau tidak, jika kita terus mengulang tindakan itu maka dia akan menjadi kebiasaan. Dan kebiasaan akan mejadikan kita ahli.

Sekarang ini aku sudah ahli untuk berlaku malas. Menidurkan gerak tubuh, padahal ia ingin sekali dilumasi dengan banyak gerakan. Menyimpan imajinasi, padahal ingin sekali ia keluar dan meledakkan diri. Tapi selalu saja malas menjadi raja. Ingin sekali mengubahnya, tapi tak semudah membalikkan telapak tangan.

Karena untuk merubah kebiasaan maka kita harus membuat kebiasaan baru. Untuk membuat kebiasaan baru, kita akan selalu dihambat kebiasaan lama, karena fungsi dari kebiasaan adalah mengerjakan sesuatu dengan otomatis, tanpa paksaan dan kehendak. Sesuatu yang telah menjadi kebiasaan, maka akan berjalan seperti robot. Selalu menurut sesuai dengan setting pertama yang kita perintahkan.

 Itu saja yang bisa aku tuliskan di blog ini. Jika suatu hari nanti blog ini tak banyak berubah dan mati tak diurusi, maka kalian akan mengetahui keadaanku yang sedang tidur panjang ditemani rasa malas.

Adakah obat untuk malas?

Bandung, 18 April 2014

sumber foto: Klik

Iklan

One thought on “Adakah Obat untuk Malas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s