Cat 16 – Tak Ada Hasil

You are the apple of my eyesMengapa kamu melakukan semua ini? Tak sadarkah kamu, apa yang kamu lakukan ini akan menjadi kesia-siaan? Untuk apa kamu melakukan hal ini? Sebagian orang masih dapat hidup tanpa melakukan hal tersebut.

Mungkin banyak suara-suara sumbang yang menghinggapi telinga kita, seperti kalimat di atas. Akan ada yang menghambat usaha kita dengan bisikan-bisikan halus yang terkadang membuat kita terhenti berlari.

Salahkah aku mengatakan, jika pada dasarnya semua yang kita lakukan akan berpengaruh di masa depan kita. Tetapi, akan ada pula usaha yang kita lakukan, secara kasat mata, tak berpengaruh apa-apa di kehidupan kita mendatang.

Mungkin kalian pernah mendengar, melihat, menemui, bahkan merasakan. Ketika seorang yang pintar di bidang akademik sekolah, masa depannya tak sesukses apa yang diraih oleh seorang murid yang biasa-biasa saja. Atau, ketika kalian merasa hidup ini tidak adil, menemui orang yang mengerjakan tugas akhir dengan mudah dan sederhana, lalu diterima dan lulus dengan sama mudahnya. Sedangkan kita yang bersusah payah menyelesaikan tugas dengan menguras waktu, uang, pikiran dan tenaga, gagal menyelesaikannya.

Lalu apakah kita berlebihan? Apakah kita harus menyalahkan takdir? Atau mengutuk pada diri kita sendiri yang tak bisa menjadi apa yang diharapkan sebelumnya?

Menemui hal ini, aku teringat dengan salah satu percakapn di film ‘You are the Apple of My Eye’. Percakapan sederhana, yang telah menohokku ke pojok kesadaran.
“Sebetulnya apa hebatnya bisa mengerjaan ini. Aku berani bertaruh, 10 tahun lagi, walaupun aku tidak tahu apa itu ‘Log’, aku masih bisa hidup baik-baik,” jelas Ko-Teng dengan wajah menengok ke belakang.

“Emm..”

“Kamu tidak percaya?” tambah Ko-Teng meyakinkan.

“Percaya, kok,” jawab Shen Chia-Yi singkat.

“Percaya, lalu kenapa masih belajar giat.”

Dengan tangan menyilang di bawah dagu, Shen Chia-Yi menjawab dengan yakin, tanpa ragu-ragu, “Dalam kehidupan manusia, memang banyak usaha yang tidak membuahkan hasil.”

Sebuah kalimat pamungkas yang membuatku berfikir, berulang-ulang kali untuk memahami. Selama ini aku memahami, bahwa usaha yang kita lakukan, akan membuahkan hasilnya di kemudian hari. Pribahasa juga mempertegas hal itu, “Siapa yang menanam, maka dia yang akan menuai.”

Tetapi, kalimat yang dikatakan Shen Chia-Yi tanpa beban itu, membuatku sadar. Bahwa setiap usaha yang kita lakukan—sekeras apapun itu, belum tentu akan membuahkan hasil, sesuai apa yang kita harapkan. Apa yang dikatakan Shen Chia-Yi, bukan berarti menjadikan diri kita malas untuk mewujudkan harapan. Tetapi, agar kita bisa ikhlas untuk menerima takdir yang telah digariskan.

Seberapa keras usaha kita, seberapa besar harapan kita. Tetapi, dalam kehidupan manusia, memang banyak usaha yang terkadang tidak membuahkan hasil. Tak perlu untuk bersedih, tak usah berkecil hati. Banyak yang kita lakukan dihidup kita, satu dua usaha yang tak terwujud, seharusnya bukan menjadi masalah besar tentunya.

Banjarbaru, 2 September 2013

Sumber foto: Klik

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s