Delapan

Aku ingin menulis kumpulan kisah, puisi, prosa atau apalah itu menjadi satu. Saling tak bersambung dan saling tak berkesinambungan. Disebut apa kisah yang aku buat itu tak penting, bahkan ketika kamu tak memahami isinya jangan diambil pusing.

Aku menulisnya dengan sepenuh hati, menjadi delapan tulisan yang menurut orang tak berarti. Tapi bagiku penuh arti.

Mungkin mereka akan bertanya, mengapa harus delapan? Bukan sepuluh, duapuluh atau seratus sekalian, biar bisa nantinya tenar, biar bisa gempar.

Aku menjawabnya dengan sederhana, karena delapan itu memiliki arti, ada unsur filosofi. Entah mereka menghubungkannya dengan tanggal, bulan atau tahun yang bersejarah bagi kita. Atau mereka mencocokkannya dengan ukuran waktu, jam atau menit yang telah berlalu. Mungkin juga dari urutan abjad atau berhubungan erat dengan sandi agar orang lain tak tahu.

Tak usahlah kamu berfikir keras apa arti dari angka delapan. Karena aku membuat kumpulan tulisan ini bukan untuk kamu bingungkan, tapi untuk kamu nikmati. Aku tak bisa memberikan kemewahan seperti yang diberikan banyak orang, aku hanya bisa memberikan ini. Jangan ukur ini semua dengan materi, karena tulisan ini tak ada apa-apanya jika disandingkan dengan makan malam romantis di restoran Prancis.

Aku cuma mau meyakinkan dirimu, bahwa tulisan-tulisan ini lahir dari hati yang penuh kasih. Jangan muntah jika tulisannya terlihat basi, jangan tersenyum kecut jika tulisan ini terlihat lebay. Aku hanya belajar. Belajar menuangkan perasaan kedalam tulisan, walaupun aku sadar diksi manapun tak mampu menuliskan keindahanmu.

Jangan berfikir untuk membalas ini, karena aku hanya ingin kamu membacanya. Jika kau senang tersenyumlah, jika tak suka coba tersenyum pula. Karena senyummu sumber semangatku.

Ini sedikit implementasi sayangku, Delapan tulisan yang kucoba buat untuk menemani malam-malammu. Menemani kamu sebelum tidur menjemputmu.

Sumber foto: Klik

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s