Hipotermia 2 – Cat 4

Selama ini aku menakuti sebuah kata ‘panas’. Apalagi kalo dia menyentuh kulit lemahku. Baik itu panas air panas, panas arang pembakaran, apalagi panasnya api neraka.

Ketakutanku dengan panas melebihi ketakutanku pada hantu yaneg menjelma dengan wajah yang menyedihkan. Bagiku panas itu membakar dan bisa merusak apa saja, mengkerutkan apapun, melelehkan benda sekuat apapun bahkan dengan baja yang kita anggap kokoh sekalipun.

Panas mampu menendang diriku di pojokan dinding. Tapi ternyata aku salah. Dingin pun ternyata mampu melakukan hal yang sama. Aku kira dingin itu sejuk, nyaman, dan membuat nyenyak untuk tidur.

Akan tetapi jika kadarnya melebihi rasa nyaman ternyata mampu membuatku tertohok, menonjok dan terpojok. Persis yang kurasakan malam tadi.

Gilimanuk, 9 Mei 2012

Iklan

2 thoughts on “Hipotermia 2 – Cat 4

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s