Karena Kau Berbeda

Di luasnya samudera yang membiru, jangan lagi menjadi sebutir air, sekalipun nyaman engkau bersama dengan sesamamu. Karena tak akan ada yang tahu jika kau menguap hilang keawan

Di kedalaman laut yang tenang, untuk apalagi kau menjadi terumbu karang. Sekalipun beragam warnamu, engkau tersebar dimana-mana. Tak ada yang menagis rindu jika kau mati layu.

Di kejernihan laut yang bersih, tak perlu lagi menjadi ikan, karena jumlahmu sudah sangat beragam. Tak ada yang sedih jika kamu di makan ikan besar atau dicabik-cabik burung camar.

Di pesisir laut yang damai, lebih baik jangan menjadi ombak. Sekalipun rasanya kamu mengalun merdu. Karena hidupmu hanya berujung pada karang atau pasir pantai yang terhampar.

Di luasnya lautan yang terlihat sama. Jadilah mentari yang menyinari penuh arti. Terumbu karang akan iri dengan keindahanmu, karang akan terperangah, burung camar akan gerah, dan ikan-ikan akan tersenyum cerah. Semua butir air laut akan tahu jika kamu menghilang terhalang awan tebal atau tertutup gerhana matahari total.

Dan setiap inchi laut semua akan terinspirasi, karena kamu berani terbakar untuk hidup mereka, kau berani berdiri sendiri walaupun merasa sepi. Kau ikhlas memberi tanpa ingin meminta. Semua itu karena.. Karena kau berbeda.

nb: Terinspirasi dari tulisan Dewi Lestari di buku Filosofi Kopi “Salju gurun”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s