Janji dengan Tulisan

Menurut janji yang telah gue ikrarkan didalam mimpi dengan tulus ikhlas dibawah pohon yang rindang dengan ranting yang tinggi menjulang, dirayapi sekerumunan serangga kecil yang sedang membawa makanannya dengan kerjasama yang mengagumkan, disela-sela daunnya ada sebuah kempompong yang dengan sabar menanti saatnya menjadi seorang bidadari yang mempesona mata, dipucuknya burung-burung kecil sedang berkicau dengan riangnya menghasilkan simfoni indah yang mengalun memberikan suasana damai pada dunia.

Dibawah pohon tersebut gue membaca sebuah buku dan disana gue memimpikan suatu saat gue akan membuat sebuah buku yang dibaca semua orang, yang mampu merubah jalan pikiran orang lain, yang mampu membawa seseorang kedalam suatu jalan yang dianggap benar. Tidak, gue tak memimpikan menulis sebuah buku yang best-seller, buku yang membuat penerbit harus cetak ulang puluhan kali, buku yang diinginkan semua orang dan membelinya saat awal bulan.

Tidak, gue tidak ingin semua itu. Gue hanya ingin menulis buku yang menggemparkan dunia, yang menjadi bahan pembicaran diwarung kopi atau disaat orang-orang lagi mengobrol ngaur ngidul kehabisan topik pembicaraan. Gue ingin menulis sebuah buku yang membuat orang sangat tertarik untuk membacanya, seakan ingin mengetahui misteri hidupnya 10 tahun mendatang. Gue ingin menulis sebuah buku yang orang dengan senang hati dan tanpa paksaan untuk membacanya, seperti seorang pengangguran yang mendapat kabar diterima sebuah perusahaan. Dan yang pasti gue ingin menulis sebuah buku yang mampu menyadarkan orang lain untuk kembali kejalan yang benar atau bangkit dari keputusasaan yang selama ini menidurkan dirinya. Gue ingin menulis dan tulisan gue mampu menggugah, mengubah, dan membantu rang lain tak perduli berapa harga yang harus dibayar atas tulisan yang telah gue buat.

Karena keinginan gue adalah “umur tulisan gue lebih lama dari umur gue”. Gue ingin tulisan gue tetap dibaca semua orang meskipun gue telah tiada. Biarlah tulisan gue menjadi saksi bahwa gue pernah ada didunia ini.

Maka dari itu gue berjanji untuk terus menulis minimal dalam satu hari gue menulis sebuah tulisan, sesibuk apapun gue, sejelek apapun tulisan gue, dan sesusah apapun gue membuatnya. Gue harus berubah dari menulis karena mood menjadi menulis karena kebutuhan. Semoga gue bisa melakukkannya sobat blogger. Dan mohon doa dan bimbingannya untuk semua ini.

_Tulisan gue mungkin tak dapat menjadi kata mutiara bagi semua orang, tetapi ijinkan tulisan gue selalu membekas dalam benak orang yang telah membacanya_ ferry irawan k

Iklan

4 thoughts on “Janji dengan Tulisan

  1. menulis dan membaca itu sama enaknya dengan menikah. keep spirit. apalagi jika dari hati dan tanpa upaya demi sesuatu pamrih, semisal nama besar. dinanti tulistulisannya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s