Berperang Melawan Penyakit M

Hari ini hari minggu (nenek-nenek keriput juga tau), banyak rencana yang gue rencanaain jauh-jauh hari jadi terbengkalai. Padahal untuk menyusun rencana saja gue sudah mengalokasikan waktu hingga beberapa menit koma sekian detik. Bukan karena gue super sibuk jadi setiap yang gue akan lakukkan harus direncanaain dan disusun oleh seorang sekertaris cantik, tapi karena gue memiliki penyakit kronis yang sudah lama gue derita yaitu penyakit M (males) 

Sebenarnya kata dokter ahli saraf jiwa dan kandungan penyakit ini bisa disembuhkan dengan obat yang sangat mahal dan tidak dijual bebas diapotek pinggir jalan. Obatnya berasal dari diri kita sendiri yaitu Niat. Niat disini bukan nama tetangga gue yang kalo sedang jemur baju pasti selalu nyanyi Rock n’ Roll , bukan pula nama aliran beladiri (yang itu silat). Tapi lagi-lagi ketika niat gue sudah lurus dan berada dijalan yang benar, selalu ada saja penghalang, rintangan, dan duri-duri kecil yang selalu menahan niat gue untuk melawan penyakit M ini.

Sesuai rencana seharusnya gue bangun pagi-pagi lalu olahraga sebentar untuk menyehatkan badan gue dan kali aja bisa menambah berat badan gue yang sekarang udah kaya curut lagi puasa mutih, tapi karena penyakit M lagi-lagi rencana yang berlian tersebut gagal gue laksanakan. Setelah itu gue berencana untuk mengerjakan tugas kuliah yang mulai menumpuk seperti tumpukan pakaian kotor dikamar gue, tapi lagi-lagi karena penyakit M rencana yang sangat mulia itu gagal gue laksanakan. Ternyata hidup ini tak semudah yang kita bayangkan dan tak seindah yang kita impikan. Jadi sedih gue nulis paragaraf ini .

Rencana selanjutnya gue mau melaksanakan amanah yang sudah dipercayakan kepada gue yaitu melakukkan survey dari rumah kerumah. Tapi lagi-lagi dan lagi rencana yang penuh tanggung jawab ini urung dilakukkan karena penyakit M. yang menjadi tanda tanya besar sekarang dibenak gue. Kenapa penyakit M ini selalu menimpa gue, padahal gue sudah mengikrarkan Niat dengan lantang dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Gue hanya bisa meratapi nasib, dan berdoa semoga penyakit M ini akan bosan hinggap didiri gue.
tulisananakmalas

Iklan

16 thoughts on “Berperang Melawan Penyakit M

  1. hehehe…. butuh refresihing dan butuh seseorang yg jadi motivator, bisa aja nonton mario teguh ato baca buku gede prama, jamin deh M nya ilang…. heheheheh

  2. Aduh, penyakit M ini bener2 berbahaya buat semua kalangan. 😀
    Terutama mahasiswa, bisa2 membawa keterlambatan pengumpulan tugas dan waktu deadline. :mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s