Ketika Generasi Muda Tidak Bangga Lagi dengan Budaya Daerah

Semakin majunya arus Globalisasi yang terjadi dinegara ini apakah harus dikorbankan dengan mengikisnya sendi-sendi budaya daerah dimata para generasi muda?.

Arah perubahan pemikiran benar-benar sangat terlihat tahun-tahun belakangan ini. Dimana para generasi muda mulai berpikiran instant dalam mendapatkan apa yang mereka inginkan. Sepuluh tahun lalu mungkin generasi muda kita banyak memainkan permainan daerah, seperti: bagasing, balogo, dan yang sarat dengan kesederhanan dan kebersamaan yang tinggi. Akan tetapi sekarang sangat jarang kita temui generasi muda memainkan permainan daerah tersebut, kalaupun ada hal itu mungkin hanya bisa kita temui didaerah pelosok yang masih sedikit terkebelakang dalam menerima teknologi. Sedangakan anak-anak perkotaan mereka cenderung memainkan permaian modern, seperti; Playstation ataupun game online yang mulai marak dikota-kota besar. Ketika ditanyakan mengenai permainan daerah tersebut mereka menjawab dengan enteng. Bahwa permainan daerah itu sudah ketinggalan zaman dan sudah tidak pantas lagi dimainkan dizaman modern ini.

Parahnya lagi mereka hanya beranggapan bahwa permainan daerah, seperti; bagasing, balogo, dan lain sebagainya hanya dimainkan dalam acara ceremonial untuk memperingati hari jadi kota Banjarmasin yang diperingati setiap tahun. Dan merekapun menyangka hal ini dipertunjukan hanya bertujuan menunjukan kepada khalayak ramai bahwa inilah kebudayaan daerah kami, bukan bermaksud melestarikannya.

Iklan

4 thoughts on “Ketika Generasi Muda Tidak Bangga Lagi dengan Budaya Daerah

  1. gimana orang indonesia tidak bangga dengan bahasa daerah kalau buku-buku pelajaran, buku umum, bahasa di sekolah, sampai obrolan TV itu bahasa indonesia semua?
    liat aja. di jawa mayoritas buku-buku itu bahasa indonesia, bukan bahasa jawa. makanya asing, makanya nggak suka, nggak bangga. lunturlah bahasa jawa, bahasa daerah.

  2. Yaggg.. mau gimana lagi… adanya permainan bagasing, balogo,itu sendiri kan karena perubahan zaman, dulu juga permainan itu tidak ada.. hehe.. dan mungkin sekarang kasusnya jadi sama… game online juga. hehe..

    zaman dulu sekali mungkin gak ada yang namanya komputer. tapi sekarang komputer sudah menjadi kebutuhan yang cukup penting. haruskah kita melupakan mesin ketik? tergantung orangnya aja nih. hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s