MLM, Mimpi dan mimpi

Ada sebuah peristiwa yang cukup mengesankan bagi gue, ketika seorang teman semasa SD mengajak ketemuan secara mendadak dan terburu-buru tanpa memberikan alasannya. Firasat gue sih mungkin ada sesuatu penting yang ingin disampaikan dengan segera. Ya dengan segera pula tanpa mandi plus badan capek karena habis dari perjalanan jauh, gue memacu motor buat berangkat kerumah dia. Ditengah perjalanan dia nelpon gue mulu, tapi ngga gue angkat karena tinggal deket lagi juga nyampe.

Eh setelah ketemuan dia ngajak kerumah temannya, lagi-lagi tanpa alsasan yang jelas. Ya udah deh gue turutin mau dia, kali aja dia mau ngasih gue rezeki. Setelah sampe rumah temannya yang ternyata cewe juga, cantik lagi..he.. dipikiran gue tu cewe naksir gue, tapi ngga mungkinlah muka gue yang pas-pasan ini (maksudnya muka gue pas mirip Vino G Sebastian waktu itu..hehe belum apaan sudah banyak fitnah nih). Setelah sedikit kenalan sama dia dan dengan seorang “calon korban” plus basa-basi dengan pembicaraan yang gue kaga ngerti, dia langsung ngebuka laptop dan nampilin sebuah slide powerpoint. Damn…!! Firasat gue mulai kaga enak ni, dari segala imajinasi dan pengalaman gue yang belum banyak makan asam garam. Ngeliat slide pertama gue sudah berkeyakinan ini orang bakal nawarin gue kerjaan yang kerjaannya cuma ngajarin mimpi doang. Tepat sekali jawaban anda.. dialah MLM sebuah profesi yang mulai mendunia, mengalahkan sales asuransi ato sales barang rumah-kerumah.

Dari segi cara ngomongnya sih ini cewe luar biasa menarik, ditambah muka dia yang cantik plus cuma make daster tipis. Jreng..jreng.. Maka dimulailah babak ujian keimanan gue sekarang, gue sih berusaha untuk tetap ngeliat layar laptop. Tapi apa  yang ditampilin ngebuat gue jengah, bosan, dan gelisah. Mau kabur pulang, hujan diluar sedang deras-derasnya. Oh shit mimpi apa gue semalam. Ya udah deh gue dengan sabar ngederin apa yang dia bilang, kali aja ada hikmah kehidupan yang bisa diambil.

Tapi apa yang dia katakan sedikit membuat gue tersenyum geli, bagaimana ngga apa yang dia katakan hanya menjual mimpi dan terus merasa nyaman berenang didalam mimpi-mimpi yang sebenarnya ngga pasti. Walaupun gue pernah nulis hidup berawal dari mimpi. Tapi bagi gue mimpi ini beda, mimpi ini hanya menidurkan singa-singa potensi kita, dan mimpi ini hanya menjadikan kita seperti mulut-mulut Beo yang mencoba berkata indah tapi kenyataan yang ada belum tentu,

Dia mengatakan cuma dalam waktu 1-2 tahun kita sudah bisa berpenghasilan 80 juta perbulan. Buset dahh, gaji bokap gue aja dalam setahun ngga sampe segitu. Trus kalo kita rajin kita bisa dapetin predikat bronze lion atau setara dengan keliling dunia, kalo dapat silver kita diberi reward mercy, kalo dapat gold lion kita dikasih kapal pesiar dan kalo dapat 1 diamond gold lion kita diberi pesawat terbang pribadi, trus dapat vila, dapat rumah, dapat ini dapat itu. Dan semua itu bisa didapat cuma dalam selang ngga sampe sepuluh tahun. Gilaaa ngga tuh. Ini nawarin kerjaan apa nawarin mimpi.

Tapi gue menghargai apapun itu jenis MLM, karena menurut sepengetahuan gue kerjaannya Insyaallah halal. Ketimbang kelakuan para koruptor berdasi yang mengaku terhormat tapi menjadi lintah darat dan terus menampakkan kelakuan bejat.

Iklan

2 thoughts on “MLM, Mimpi dan mimpi

  1. sumpah saya sendiri jijik gan ngeliat semua pelaku MLM..
    bagi mereka tak ada yang namanya teman..yang ada di benak mereka itu hanya duit duit dan duit..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s