Malam ini

Pernahkah kalian melihat langit di siang hari dan tiba-tiba kalian ingin sekali menjangkau dan meraih langit itu. Tidur siang disana. Sambil melihat keanekaragaman kegiatan manusia yang ada di bawahnya. Bermain, bercanda, hingga menikmati setiap inchi bagiannya disana.

Kini aku seperti itu, mimpi malam kemarin membuatku ingin memiliki langit yang tak mungkin aku jangkau. Ilusi indah malam kemarin membuatku terngiang-ngiang untuk mendapatkan sesuatu yang bahkan mustahi aku dapat.

Aku sadar cukup lewat mimpi aku bisa memilikimu dan aku rasa itu sudah cukup untuk membuatku bahagia walaupun hanya sekejap.

Categories: semacam diary | Tags: , , | Tinggalkan komentar

Welcome To My Life

Do you ever feel like breaking down?

Do you ever feel out of place?

Like somehow you just don’t belong

And no one understands you

Do you ever wanna runaway?

Do you lock yourself in your room?

With the radio on turned up so loud

That no one hears you scream

No you don’t know what it’s like

When nothing feels all right

You don’t know what it’s like

To be like me

Entah mengapa hari ini aku sangat menyukai lagu yang dinyanyikan Simple Plan ini. Beberapa kali aku dengarkan lewat headset. Ketika bangun tidur, habis mandi, online didepan laptop, bahkan ketika mata ini tak mampu dipejamkan dimalam yang sunyi. Boleh dikatakan lagu ini mengena sekali tentang apa yang kurasakan saat ini, dikamar ini, dan detik jam pukul 24 kurang 10 ini.

Mungkin kalian juga pernah merasakan betapa hancurnya hidup ini, betapa tak bergunanya hidup yang kita jalani, betapa kita hanya dipandang sebelah mata oleh orang lain. Kita pasti pernah merasakan itu sedikit atau banyak kita pernah mengecap dan menikmatinya. Perasaan yang lumrah terjadi karena manusia makhluk yang ingin selalu diakui eksistensinya dan merupakan suatu kewajaran ketika kita merasa sakit jika kita diremehkan dan diacuhkan oleh orang lain.

Read more »

Categories: motivasi | Tags: , , , | Tinggalkan komentar

Sniper

Entah mengapa jika terjadi sebuah pertempuran aku lebih menyukai menjadi seorang sniper dibandingkan harus terjun langsung dimedan pertempuran dengan senjata AK 47 atau M16 ditangan, dan tentunya dengan melakukan aksi heroik ini resiko kita ditembak musuh sangat terbuka lebar. Aku pun tak berminat masuk kedalam tank Merkava untuk membor-bardir daerah pertahanan lawan. Tak pula aku berminat menaiki F-22 Raptor walaupun pesawat ini sulit untuk ditembak jatuh, karena kemampuan silumannya yang tidak terdeteksi oleh radar musuh.

Bukan, bukan berarti aku seorang pengecut yang mencari tempat tersembunyi dari pandangan musuh seperti bertengger diatas pohon, berlindung dibalik puing, atau merunduk dengan Ghillie Suit (baju kamuflase berupa semak)

Akan tetapi bagiku sniper adalah bagian dari ketenangan, implimentasi dari kesabaran, perlambang dari sebuah kecermatan, tapi tak mengurangi sedikitpun nilai keberanian dan kegarangan seorang tentara. menjadi sniper dibenakku seperti memancing perlu kesabaran dan ketenangan extra tinggi menunggu mangsa, tak boleh gegabah melakukan gerakan mencurigakan, dan selalu fokus terhadap target yang ingin diincar. Read more »

Categories: motivasi | Tags: , , | Tinggalkan komentar

Life is writing

Kalau aku ditanya hobiku apa? Atau diminta menulis Curriculum vitae tentang hobi dan kegemaran. Maka aku akan menjawab tanpa pikir panjang, hobiku adalah menulis. Bukan bermaksud menjadi sok intelek  atau merasa keren dengan hobi ini. Tak bermaksud ingin seperti Soe Hoek Gie dengan kekeritisan tulisannya atau Khalil ghibran dengan kepuitisan sajak yang dibuatnya.

Tetapi entah mengapa dengan menulis aku merasa enjoy mendeskripsikan apa yang sedang dilihat dan dirasakan oleh imjinasiku. Aku merasa lebih mampu menjabarkan apa yang aku lihat dan rasakan lewat tulisan dibandingkan dengan aku berbicara langsung mengungkapkannya. Mungkin karena dengan tulisan kita dapat berfikir lebih baik dan lebih jernih, kalimat terbaik mana yang akan kita tuliskan dalam tulisan kita. Sehingga akhirnya keseluruhan tulisan menjadi lebih baik dan tentunya orang yang menulisnya pun dikira orang yang baik pula oleh pembacanya. Haha aku tak ubahnya seperti bunglon ternyata.

Menulis bagiku seperti melampiaskan berbagai emosi yang ada didalam dada sehingga menghasilkan puluhan paragraph yang tak jemu dibaca dilain waktu. Waktu 1-2 jam menjadi tak terasa ketika aku telah semangat menulis, otakku menjadi lebih mudah dan rileks untuk berfikir kalimat apa yang akan aku tuliskan sehingga orang lain dapat dengan mudah memahami maksud yang ingin ku sampaikan. Akan tetapi disamping alasan itu semua, ada satu taste yang membuat aku candu dalam menulis, yaitu suara keyboard yang menghentak cepat tapi seirama sejalan dengan puluhan kata yang telah mampu kutuliskan. Hentakan itu seperti simfony yang membuatku makin semangat untuk memperpanjang kalimat dalam satu paragraph, termasuk pada paragraph ini. ;D Read more »

Categories: tulisan aneh | Tags: , , , , | 1 Komentar

Jangan Hilangkan Misterimu

Bagiku setiap manusia memiliki misteri dalam dirinya, misteri yang membuat orang tertarik dan penasaran untuk mengetahuinya. Misteri yang menjadikan kamu terlihat berbeda dan istimewa dari yang lain. Tak ubahnya seperti Unicorn bila dibandingkan dengan kuda liar. Kamu adalah Unicorn dengan segala keindahan misteri didalamnya, sedangkan kebanyakan orang hanya menjadi kuda liar yang kalah menarik dengan dirimu.

Seberapa kerasnya rengekan kuda liar untuk menarik simpati, seberapa kekar tubuh kuda liar untuk mengundang decak kagum, akan kalah telak hanya dengan pesona kibasan ekor Unicorn saja.

Tak dapat dipungkiri semakin kamu menjaga misterimu. Semakin kuat keinginan orang untuk mengenal dirimu. Semakin besar daya magnetmu menarik orang lain. “yang jauh mendekat, yang dekat merapat” seperti teriakan tukang obat di pasar malam.

Dan ketika misterimu menghilang. Maka selamat kamu tak memiliki apa-apa lagi untuk memberikan pesona kepada orang lain.

Hal ini pernah kurasakan. Pernah aku mengenal dengan seseorang yang memiliki misteri yang kuat dalam dirinya. Aku sangat pensaran dan kagum dengan dirinya. Tapi tak berapa lama aku kecewa, karena misterinya telah hilang, misterinya menguap entah kemana seiring cerita-cerita miring tentang dirinya.

Sekarang ketika aku menatap wajahnya, semuanya biasa saja. Tak ada hal yang menarik apalagi pesona yang muncul dari dirinya. Padahal wajahnya tak berubah, sama seperti dulu, bahkan terlihat lebih cantik dari pertama kali kulihat.

Misterinya menghilang dan tak ada yang menarik lagi dimataku dan dimata orang lain. Jangan hilangkan misterimu. Karena seberapa banyak pengorbananmu tampil cantik tak kan membuat kamu dikagumi oleh banyak orang. Sebab semua orang telah mengetahui misterimu dan tak ada lagi yang membuat orang penasaran tentang dirimu.

Jangan hilangkan misterimu, karena misterimu adalah harta karunmu yang tersisa. Misterimu adalah Unicorn-mu dan jika itu hilang, selamat kamu akan menjadi kuda liar yang hanya diperah susunya atau ditunggangi orang lain setelah membayar 10.000 selama 15 menit.

Categories: tulisan aneh | Tags: , , , | Tinggalkan komentar

Blog pada WordPress.com. Theme: Adventure Journal by Contexture International.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.